Nama: Mbah Suratman “Mbah Kancil”
Usia: 73 tahun
Status: Lansia tanpa keluarga (anak & istri)
Kisah Harapan
Sehari-harinya, Mbah Kancil berkeliling sejauh ±30 km dengan berjalan kaki—meski sandal beliau sudah bolong—untuk menjajakan 50 es lilin. Beliau hanya mengambil dagangan dari pemasok dan mendapatkan keuntungan Rp 500 per biji. Ketika es lilin tidak habis terjual, banyak yang mencair di tengah jalan. Rumah Mbah Kancil sudah tak layak huni, sehingga beliau kini menumpang di rumah tetangga yang bersimpati atas keadaannya.
Tujuan Dana
Kami menargetkan penggalangan dana sebesar Rp 50.000.000 yang akan dialokasikan untuk:
- Modal Usaha: Membantu Mbah Kancil menambah stok es lilin, membeli gerobak atau troli dorong yang lebih kokoh, dan menyediakan peralatan pendukung agar dagangan tidak cepat mencair.
- Biaya Hidup Harian: Menjamin kecukupan kebutuhan pokok (makan, pakaian, dan perawatan kesehatan) agar Mbah Kancil bisa tetap beraktivitas dengan nyaman dan aman.
Dampak Nyata
- Meningkatkan kapasitas usaha: Dengan modal yang memadai, Mbah Kancil bisa membawa lebih banyak es lilin, menjangkau titik penjualan baru, dan tetap menjaga kualitas dagangan.
- Menjaga kesehatan dan keselamatan: Bantuan biaya hidup akan memastikan Mbah Kancil mendapat nutrisi yang layak, sandang yang nyaman, serta perawatan medis ringan jika diperlukan.
Bantu kami mewujudkan senyum dan kemandirian Mbah Kancil hari ini.
